“Nugra Jasadarma Pustaloka tidak sekedar piagam dan piala, tetapi kesejahteraan masyarakat sebagai dampak nyata penguatan literasi adalah penghargaan dan piala yang sesungguhnya,”

Demikian yang disampaikan oleh Bapak Kepala Perpustakaan Nasional RI, M Syarif Bando pada pembukaan Malam Gemilang Perpusnas 2019 di Djakarta Theater Ballroom, pada Kamis, 5 September 2019. Pak Syarif juga mengatakan bahwa seluruh provinsi saat ini sudah memiliki perpustakaan dan 80 % diantaranya sudah terakreditasi A. Sedangkan 18 kabupaten kota dari 514 yg belum membentuk kelembagaan karena daerah tersebut daerah baru atau daerah pemekaran.

Pengembangan literasi di Indonesia tidak dapat dilakukan oleh Perpustakaan Nasional RI sendirian. Dibutuhkan kepedulian dan kerjasama dengan berbagai pihak mulai dari kota hingga pelosok pedesaan. Dengan munculnya para penggiat literasi, relawan-relawan yang bergerak dengan sarana seadanya, dan ikut sertanya para pejabat yang memberikan contoh membaca buku, menjadi satu kekuatan penuh bahwa literasi bisa tumbuh dengan baik. Karena itulah Perpustakaan Nasional RI memberikan apresiasi Nugra Jasadarma Pustaloka kepada masyarakat yang sudah memberikan kontribusi besar bagi pengembangan perpustakaan, literasi dan minat baca di daerahnya.

Kategori dan nama penerima Nugra Jasadarma Pustaloka 2019 : 1. Buku Terbaik :

  • Kategori Puisi : Sosiawan Leak ( Buku Sajak Hoax)
  • Kategori Bidang Pemilu :
    Luky Sandra Amelia ( Buku ” Evaluasi Pemilihan Presiden Langsung di Indonesia)
  • Kategori Bidang Perdagangan Online : Rakhmat Makmur ( Buku Bisnis Online)

2. Kategori Pustakawan Terbaik

  • Peringkat 1 : Arda Putri Winata ( DI Yogyakarta)
  • Peringkat 2 : Novita Dwi Anayati ( Jawa Timur)
  • Peringkat 3 : Dian Arya Susanti ( Jawa Barat)

3. Kategori Perpustakaan Desa/Kelurahan

  • Klaster A : 1. Perpustakaan Desa “Sumber Ilmu” Desa Balecatur, Sleman, DIY. 2. Perpustakaan “KUCICA” (Aku Cinta Membaca) Kel.Tulakan Kab. Jepara, 3. Perpustakaan Rakyat Pagesangan Kel. Pagesangan, Surabaya
  • Klaster B : 1. Perpustakaan Nagari Koto Baru, Kab. Pasaman Barat, 2. Perpustakaan “Sumber Ilmu” Desa Marga Sakti Kab. Musi Rawas, 3. Perpustakaan “Lestari” Desa Bukit Peninjauan II, Kab. Seluma
  • Klaster C : 1. Perpustakaan Desa Rempung Kab. Lombok Timur, 2. Perpustakaan Monotunggulian Desa Mansamat Kab. Banggai Kepulauan, 3. Perpustakaan “Kasih Ibu” Desa Humuth, Ambon.

4. Kategori Perpustakaan Sekolah (SMA/SMK/MA)

  • Peringkat 1 : Perpustakaan SMK Labor Binaan FKIP UNRI, Riau
  • Peringkat 2 : Perpustakaan SMA 1 Jetis Kab. Bantul, DI Yogyakarta
  • Peringkat 3 : Perpustakaan SMAN 5 Berau, Kalimantan Timur

5. Kategori Pejabat Publik

  • Gubernur Bali : Dr.Ir.I Wayan Koster, MM
  • Gubernur Jawa Barat : M. Ridwan Kamil, ST, M.U.D
  • Gubernur Kalimantan Selatan : Sahbirin Noor, S. Sos, M.H
  • Bupati Magelang : Zaenal Arifin, SIP
  • Walikota Padang Panjang : Fadly Amran, BBA

6. Kategori Tokoh Masyarakat

  • Dr. Noviar Marlina Gunawan : Bunda Baca Kab. Musi Rawas, Sumatera Selatan

7. Kategori Masyarakat

  • M. Fakhrul Roji ; Motivator Literasi Indonesia (Pontianak, Kalimantan Barat)
  • Rossy Nurhayati ; pejuang literasi dan penyintas kanker ( Ciamis, Jawa Barat)
  • Basmawati Haris ; pegiat literasi ( Kab. Bulukumba, Sulawesi Selatan)
  • Warini Widodo ; Pejuang Literasi Komunitas Harapan ( DI Yogyakarta)

8. Kategori Media Massa

  • ANTARA – Kalimantan Tengah

9. Kategori Jurnalis

  • Royce Wijaya ; Suara Merdeka, Jawa Tengah

10. Kategori Pelestari Naskah

  • Lembaga : 1. Paseban Tri Panca (Jawa Barat), 2. Komunitas Pegon (Jawa Timur)
  • Perseorangan : 1. Kms Andi Syarifuddin (Sumatera Selatan), 2. Abu Bakar (Suttan Usul Adat) (Lampung), 3. Adji Raden Mohammad Bahcrul Hadie, SH, MBA (Kalimantan Timur), 4. Ida I Dewa Gde Catra (Bali), 5. Almujazi Mulku Zahari ( Sulawesi Tenggara), 6. Eddy Pattisahusiwa (Raja Negeri Siri Sori Islam, Maluku)

11. Kategori Lomba Bercerita SD/MI

  • Peringkat 1 : Sinna Resyadia (Aceh)
  • Peringkat 2 : Abdul Aisy (Jawa Timur)
  • Peringkat 3 : Dhafin Favian Ashodiq ( DI Yogyakarta)

12. Kategori Lifetime Achievement : J.N.B Tairas

Literasi itu…

Banyak yang masih salah paham tentang apa arti literasi sebenarnya. Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis saja tapi juga bagaimana kita memahami apa yang sudah kita baca dan tulis. Dan pembinaan kegemaran budaya membaca sudah tentu menjadi langkah awal untuk memperbaiki indeks pembangunan manusia. Perpustakaan sebagai salah satu pilar literasi terus bergerak menyesuaikan dengan perkembangan era digital agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Karena itulah melalui pemberian penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka diharapkan terus lahir para pegiat literasi lainnya yang tanpa kenal lelah bersinergi untuk meningkatkan minat baca an literasi di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here